Cara Pemasangan Pipa PPR untuk Air Panas

Keunggulan Pemasangan Pipa PPR dan Jenis-Jenisnya | Pengadaan (Eprocurement)

Tidak sedikit orang suka mandi air panas. Selain membuat tubuh terasa rileks, mandi air panas juga menyehatkan tubuh. Anda tidak perlu pergi ke pusat pemandian air panas untuk merasakan mandi air panas. Terlebih lagi, saat ini masih masa pandemi. Jadi, batasi bepergian ke luar rumah sebaik mungkin. Namun anda tidak perlu khawatir. Anda tetap bisa mandi air panas di rumah. Anda bisa melakukan instalasi agar bisa mandi air panas di rumah.

Cara Pemasangan Pipa PPR untuk Air Panas di Rumah

Ketika mau melakukan instalasi pemandian air panas di rumah, jangan lupa untuk menggunakan pipa PPR karena distributor pipa PPR cukup tersebar luas di indonesia. Pipa PPR biasa digunakan untuk kebutuhan ini loh. Instalasi pipa PPR lumrah ditemukan di hotel atau apartemen. Pipa ini sering jadi pilihan karena kemampuannya yang tahan terhadap air bertekanan tinggi, panas atau dingin. Adapun cara instalasinya di rumah bisa disimak di bawah ini.

Namun sebelum membahas ke cara pemasangannya, hal  yang perlu diperhatikan dahulu adalah pemilihan pipa PPR. Pilihlah pipa yang sesuai dengan kebutuhan. Yang dimaksudkan di sini adalah ukuran, panjang dan ketebalan pipa yang akan digunakan.

1. Pemasangan pipa PPR diameter 20 – 63 mm

Untuk jenis diameter pipa PPR ini, anda bisa mengikuti tahapan instalasinya sebagai berikut.

Hidupkan matrice

Langkah pertama yang mesti dilakukan ketika memasang pipa berdiameter 20 – 63 mm adalah pasang matrice terlebih dahulu. Kemudian, hidupkan dan atur suhu sampai mencapai 260 derajat.

– Potong ujung pipa

Setelah tahap pertama selesai, anda bisa memotong ujung pipa yang nantinya akan disambung. Ukuran potong yang direkomendasikan di sini 1 cm tepat.

– Beri kedalaman soket

Kemudian beri kedalaman soket setelah anda memotong ujung pipa. Kedalaman soket bisa anda kurangi sekitar 1 – 2 mm. Fungsinya agar pipa sambungan tidak menyentuh stopper.

– Panaskan pipa

Langkah terakhir adalah panaskan pipa. Lakukan pula fitting pada matrice. Jika semuanya sudah siap, maka pipa PPR siap dipasang dengan aman dan baik.

2. Pemasangan pipa PPR diameter 75 – 110 mm

Tahapan pemasangan pipa PPR dengan diameter tersebut tidak terlalu berbeda dengan jenis instalasi yang pertama. Adapun lebih jelasnya bisa diperhatikan berikut ini.

– Menghidupkan matrice

Langkah pertama yang mesti dilakukan sama ketika memasang pipa berdiameter 20 – 63 mm, yaitu memasang matrice terlebih dahulu. Kemudian, hidupkan dan atur suhu pada welding machine sampai 260 derajat.

– Memasang klem pipa

Kalau sebelumnya langsungg potong ujung pipa, maka jenis kedua ini anda diharuskan untuk memasang klem pipa terlebih dahulu.

– Potong ujung pipa

Setelah tahap kedua sudah dilakukan, anda bisa memotong ujung pipa yang nantinya akan disambung. Ukuran potong yang direkomendasikan sekitar 1 cm.

– Menjepit bagian fitting

Pipa yang telah dipotong tadi kemudian dijepit, khususnya pada bagian fitting. Proses ini tidak boleh terjadi kesalahan. Oleh karena itu, telitilah dalam melakukan langkah ini.

– Menjepit pipa

Setelah menjepit fitting, selanjutnya adalah menjepit pipa. Bagian utama yang harus dijepit adalah bagian pipa yang akan disambung. Jadi, sebelumnya mencapai tahapan terakhir maka pastikan untuk menyelesaikan tahapapn ini dengan sempurna.

– Panaskan pipa

Langkah terakhir adalah panaskan pipa. Lakukan juga fitting matrice. Jika semuanya sudah siap, maka pipa PPR siap dipasang.

Demikian itu adalah cara pemasangan pipa Rucika untuk air panas di rumah. Pastikan anda melakukan per tahapannya dengan baik sehingga proses instalasi pipa bisa dilakukan dengan baik.

You Might Also Like
Leave a Reply