Tips Untuk Menambah Berat Badan Saat Berpuasa

5 Manfaat Puasa bagi Kesehatan, Bukan Hanya Ibadah Semata  

Tidak terasa bulan Ramadhan tahun ini sudah menginjak hari ke-12. Pada bulan Ramadhan Alloh menjanjikan banyak kebaikan dan keberkehan serta pahala yang berlipat lipat bagi bagi mereka yang bisa memanfaatkan dengan baik bulan ini. Sehingga tidak aneh kalau bulan Ramadhan banyak orang yang melakukan berbagai ibadah. Baik itu shaum, tadarus al quran, solat tarawih, sahur, buka puasa, dan lain sebagainya.

Bicara tentang puasa, salah satu efeknya bagi tubuh adalah dapat menurunkan berat badan. Tentunya hal ini sangat diidam-idamkan bagi mereka yang memang ingin menurunkan berat badannya yang terlalu kegemukan.

Namun, berbeda dengan mereka yang memiliki tubuh ideal atau kurus yang justru penurunan berat badan selama berpuasa ini menjadi hal yang kurang baik bagi mereka.

Lantas, bagaimana cara menambah berat badan saat puasa? Untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasannya dibawah ini!

1. Konsumsi Makanan Yang Banyak Kandungan Kalori

Cara yang pertama untuk menambah berat badan saat berpuasa anda adalah dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kalori sehingga bisa terakumulasi dalam tubuh. Dan perbandingan asupan kalori yang masuk di dalam tubuh harus lebih besar daripada kalori yang terbakar. Setidaknya anda dalam sehari harus mengkonsumsi kalori kurang lebih 7000-10000 kalori. Adapun makanan yang banyak mengandung kalori serta sangat cocok sebagai cara untuk menambah berat badan saat puasa diantaranya :

  • Kurma (282 kkal, per 100 gram)
  • Raspberry (52 kkal, per 100 gram)
  • Blueberry (38 kkal, per 100 gram)
  • Pir ( 58 kkal, per 100 gram)
  • Mangga (156 kkal, per 100 gram)
  • Alpukat (160 kkal, per 100 gram)
  • Anggur (69 kkal, per 100 gram)
  • Kelapa ( 354 kkal, per 100 gram)
  • Pisang (89 kkal, per 100 gram)
  • Apel (52 kkal, per 100 gram)

2. Hindari Lemak Trans dan Gula

Memang salah satu cara yang efektif untuk menambah berat badan saat puasa adalah dengan menambah asupan kalori terutama dari makanan yang berlemak.

Namun, sebaiknya anda hindari sumber makanan yang tinggi lemak trans saat berpuasa, seperti gorengan. Sebab, lemak trans sulit dicerna sehingga akan memberatkan kinerja saluran cerna anda.

Selain itu, asupan lemak trans yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat yang bisa meningkatkan risiko terhadap berbagai macam penyakit, seperti jantung hingga stroke.

Selain menghindari lemak trans, agar bisa tetap sehat, anda batasi juga konsumi gula. Memang makanan manis yang mengandung gula tinggi akan kalori. Akan tetapi, jika mengonsumsi gula berlebih, tubuh akan merangsang produksi insulin lebih banyak. Produksi insulin yang berlebih bisa meningktakan risiko anda mengalami diabetes.

3. Olahraga

Menahan lapar dan haus selama bulan Ramadan tidak bisa dipungkiri bisa membuat anda cenderung merasa lesu dan tidak bergairah untuk berolahraga.

Apalagi kebanyakan orang beranggapan bahwa dengan olahraga hanya untuk mereka yang ingin mengecilkan tubuh. Padahal olahraga ini dilakukan supaya untuk hidup yang lebih sehat. Bahkan dengan olahraga yang rutin justru bisa menjadi salah satu cara untuk menggemukkan badan secara alami. Karena biasanya setelah berolahraga, nafsu makan anda akan lebih meningkat, sehingga tubuh bisa mendapatkan asupan kalori lebih banyak.

Ada sebuah penelitian yang menegaskan bahwa justru olahraga bisa menjadi cara yang sangat efektif untuk menambah berat badan saat berpuasa. Khususnya, olahraga yang melatih kekuatan otot dan tulang, seperti angkat beban, push-up, squat, dan sit-up.

Supaya tidak membakar kalori dan lemak terlalu banyak, maka sebaiknya anda hindari olahraga aerobik, seperti jogging dan kardio, misalnya lompat tali.

You Might Also Like
Leave a Reply