Cara Mudah Bedakan Fintech Pinjaman Dana Cepat Terpercaya & Abal-abal

https://lh6.googleusercontent.com/9q2MBiwfxhlkIO1rNcerif8smTwTkz6aLnq0LWvnuxDKZRjYqAtwQKUcywuNW4SxGG6slfH1qVaVR2RYT7qMy3yAfsmXiHrYNTQEFjMrh-_hdbav0H5KSQSIdl_tG5pLMjfY0Q01

Di era pesatnya kemajuan teknologi seperti sekarang, kita mungkin sudah nggak asing lagi sama adanya fintech pinjaman dana cepat seperti Kredivo. Selain bisa memudahkan mendapat akses pinjaman dalam tempo cepat dan punya suku bunga rendah, Kredivo juga merupakan salah satu fintech yang sudah terdaftar dan memiliki izin untuk beroperasi dari OJK.

Di sisi lain, kemunculan fintech pinjaman dana cepat bukan tanpa masalah. Masih banyak fintech ilegal yang beroperasi dan menjerat masyarakat dengan layanan pinjaman yang ditawarkannya. Salah satu penyebabnya adalah belum meratanya edukasi mengenai fintech dan model bisnisnya itu sendiri kepada masyarakat. Sehingga, masih banyak orang tergiur dengan tawaran pinjaman dana cepat baik yang datang dari SMS, media sosial, hingga telemarketing tanpa mengecek dulu kredibilitasnya. 

Padahal, supaya terhindar dari hal-hal tidak diinginkan, jangan sampai kita menggunakan fintech yang abal-abal. Maka dari itu, sebelum pakai jasa fintech pinjaman dana cepat yang berbasis online, yuk cermati dulu 4 hal ini: 

Tercantum atau tidaknya nama perusahaan di situs OJK

OJK secara rutin merilis daftar berbagai fintech yang sudah terdaftar dan memiliki izin di laman situsnya ojk.go.id bagian kanal publik. Terakhir, per 11 Juni 2020, total sudah ada 160 fintech yang berada di bawah naungan OJK dan memiliki izin. Dari sini, sebenarnya udah gampang banget buat mengecek kredibilitas suatu fintech: apakah terdaftar di OJK atau tidak. Sebab, banyak juga fintech abal-abal yang mengklaim dirinya sudah terdaftar di OJK padahal tidak demikian. 

Agar tidak terjebak pada modus tersebut, ketika menerima tawaran pinjaman dana cepat dari suatu fintech, segera cek nama perusahaan maupun aplikasi/situsnya di situs OJK. Hindari menggunakan fintech tersebut jika kamu tidak atau belum menemui nama perusahaan dan situsnya di dalam rilis yang diterbitkan OJK. Kenapa harus pakai fintech yang berizin dari OJK? Selain agar memiliki perlindungan hukum dan tempat pengaduan jika terjadi sesuatu, fintech yang terdaftar di OJK juga sudah melewati serangkaian uji kelayakan produk dan model bisnisnya, sehingga lebih aman digunakan. 

Situs atau aplikasinya mudah diakses kapan pun tanpa instruksi berbelit-belit

Situs fintech yang kredibel selayaknya dapat diakses dari segala jenis browser dan memiliki awalan URL HTTPS. Jika menggunakan aplikasi, maka aplikasinya bisa didownload secara resmi minimal melalui Google Play Store (Android). Sebab, belum semua fintech yang platformnya aplikasi merilis aplikasinya di App Store (untuk pengguna iOS) karena berbagai alasan baik development maupun target pasarnya.

Jika menerima tawaran pinjaman dana cepat yang berbasis online namun instruksinya berbelit-belit, apalagi berupa link apk yang tidak mengarah ke Google Play Store atau App Store, kita patut curiga. Maka dari itu, pasca mengklik link, perhatikan juga URL-nya. Jika situsnya tidak jelas/tempat downloadnya bukan di Google Play Store atau App Store sebaiknya jangan dilanjutkan untuk menghindari hal-hal merugikan seperti pencurian data. 

Kredivo termasuk fintech kredit online sekaligus pinjaman dana cepat yang aplikasinya tersedia baik di Google Play Store atau App Store. Dengan kata lain, pengguna Android maupun iOS sama-sama bisa daftar dan menikmati layanan kredit dari Kredivo. 

Alamat kantor & informasi CS bisa mudah ditemui dan dihubungi

Perusahaan fintech pinjaman dana yang terpercaya juga memiliki kontak CS yang aktif dan dapat dihubungi sesuai jam operasional yang ditentukan. Selain itu, kalau kita ketik nama perusahaannya di Google, akan muncul informasi Google Business yang menerangkan alamat beserta foto kantor dari perusahaan tersebut. Adanya kontak CS yang dapat dihubungi baik melalui telepon, email, ataupun media sosial, serta info alamat yang jelas semakin menambah kredibilitas dari sebuah perusahaan fintech yang memang menarget/menjaring banyak konsumen atau calon debitur.

Suku bunga pinjaman tidak lebih dari yang diimbau AFPI

Hal yang tidak kalah penting adalah suku bunga pinjaman yang wajib diketahui informasinya sejak awal dari sebuah fintech yang menawarkan pinjaman. Fintech yang kredibel umumnya tidak akan menutup-nutupi suku bunga kepada calon debitur. 

Selain itu dikutip dari keuangan.kontan.co.id, Asosiasi Fintech Pembayaran Indonesia (AFPI) menyatakan bahwa ketentuan besaran suku bunga pinjaman fintech lending maksimal adalah 0,8% per hari untuk tenor pendek yang kurang dari 1 bulan. Sedangkan untuk pembiayaan multiguna, besaran suku bunganya bisa bervariasi. 

Banyak juga fintech yang saat ini memiliki suku bunga rendah. Contohnya Kredivo yang mematok suku bunga kredit dan pinjaman hanya  sebesar 2,6% per bulan. Pinjaman di Kredivo berlaku mulai dari 500 ribu untuk jenis pinjaman mini dengan tempo maksimal 30 hari. Kredivo juga menyediakan opsi pinjaman jumbo bagi pengguna yang ingin mengajukan pinjaman dalam jumlah lebih besar, mulai dari Rp 1 juta dengan opsi tenor yang lebih panjang yaitu 3 bulan atau 6 bulan. Bisa cair sehari, lho! Tertarik coba?

You Might Also Like
Leave a Reply